fbpx
review film spy mata-mata gendut tapi pintar

Review Film Spy – Gendut Tapi Pintar

Film Spy ini bukanlah film baru. Sudah beberapa waktu lalu tayang di bioskop Indonesia ini. Seperti judulnya film ini berkisah tentang mata-mata, layaknya film James Bond. Review film Spy ini baru saya tulis setelah dua minggu lalu menontonnya bersama si dia.

Plot Film Spy

Seorang agen mata-mata andalan bernama Bradley Fine meninggal dunia dalam misinya. Susan Cooper yang selama ini bertugas di belakang meja membantu Bradley Fine akhirnya terjun langsung meneruskan misi tersebut. Susan Cooper diturunkan dengan alasan agar tidak diketahui oleh sang penjahat, Rayna Boyanov.

Aksi petualangan Susan Cooper yang selama ini duduk di belakang meja dan lebih banyak terlibat dengan komputer pun di mulai. Berhasilkan Susan Cooper membekuk penjahat yang dicari itu sekaligus membalaskan kematian Bradley Fine yang disukainya itu?

Crew dan Cast Film Spy

Film ini menampilkan si cantik gendut Melissa McCarthy sebagai Susan Cooper. Sudah tahu dong kalau Melissa? Dia memang langganan film komedi. Kemudian juga ada Jude Law sebagai Bradley Fine. Selain itu, film ini juga menampilkan Jason Statham.

Penulis dan sutradara film Spy ini adalah Paul Feig, adalah aktor yang pernah membintangi Bridesmaids (2011). Paul Feig ini juga direncanakan menjadi sutradara film Ghostbusters tahun 2016 nanti.

Review Film Spy

Film ini dimulai dengan adegan di mana Bradley Fine sedang bertugas dalam sebuah misi penting. Layaknya seorang mata-mata kelas kakap, dia bergerak dengan sangat lincah. Namun ternyata, di balik kelincahannya, adalah Susan Cooper yang memantau semua melalui komputer. Sukses? Cukup dapat dibilang sukses walau tidak berhasil mendapatkan apa yang dicari.

review film spy mata-mata gendut tapi pintarKemudian adegan makan malam antara Fine dan Cooper di mana Fine mengeluarkan sebuah kotak hitam untuk Cooper. Lamarankah? Tet tottt. Bukan banget. Mengingat belum berhasilnya misi sebelumnya, Fine pun kembali beraksi ke rumah anak sang penjahat yang diincar sebelumnya. Ternyata di sanalah Fine mengalami masalah. Dan diberitakan meninggal dalam misi.

Petualangan Cooper sebagai agen mata-mata pengganti pun dimulai dengan beberapa kali kemunculan Rick Ford yang diperankan oleh Jason Statham. Ceritanya Ford ini merasa kalau dirinyalah yang pantas untuk meneruskan misi tersebut, bukan Cooper. Jadi dia berusaha menyelesaikannya sendiri dengan caranya sendiri.

Di film ini sebenarnya juga mengisahkan kisah cinta bertepuk sebelah tangan, seperti yang dialami Susan Cooper terhadap Bradley Fine. Tapi kayaknya kalau bahas masalah cinta bertepuk sebelah tangan itu sedih ya. Lebih baik bahsa yang lebih lucu saja gimana?

Melissa McCarthy memang aktris komedi yang sudah tidak dapat dipungkiri lagi bisa membuat kita tertawa dengan aksi-aksinya. Namun bagaimana kalau dia menjadi agen mata-mata? Seserius apakah film ini akan jadinya? Jujur, jangan mengharap keseriusan film ini seperti film-film James Bond atau film mata-mata lainnya. Karena memang film ini adalah film komedi.

Coba saja bayangkan bagaimana seorang wanita gendut beraksi sebagai agen mata-mata. Itulah aksi Melissa McCarthy di sini. Eh tapi dia ternyata sangat lincah loh sebagai mata-mata. Dan gak hanya lincah, namun dia juga pintar. Pintar dalam komputer membuatnya memang berbeda dengan agen mata-mata lainnya.

Pikirannya berputar dari satu skenario ke skenario lainnya yang membawanya dekat pada tersangka, hal yang justru tidak disangka-sangka oleh semua orang. Kebalikan dengan seorang Jason Statham yang tampil dengan lugunya sebagai mata-mata. Seriusan. 😀

Kalau membayangkan Jason Statham akan beraksi super cool super mampu dalam film ini seperti yang kita lihat di film Transporter ataupun yang terakhir film Fast & Furious 7 (walau bermain sebagai penjahat), maka jangan nonton film SPY ini. Yang kita temukan justru aksinya yang super lucu, dungu, dan agak lugu sebagai mata-mata.

Tapi justru aksinya yang agak “bego” itu justru membuat film ini lucu banget. Pas banget disanding dengan Melissa McCarthy. Gabungan keduanya ini malah membuat film komedi ini sangat cocok untuk ditonton. Jadi kalau ingin hiburan dan ngakak lepas, film Spy ini perlu ditonton.

Secara keseluruhan, film Spy ini saya kasih nilah 3,5 dari 5 bintang. Acungan jempol untuk Melissa McCarthy yang sukses menjadi mata-mata namun tetap berhasil melucu. Dan acungan dua jempol buat Jason Statham yang gak ragu membuat dirinya menjadi agen mata-mata paling lugu dalam film ini.

Sebagai penutup, seperti biasa saya kasih kutipan percakapan dari film Spy ini ya. Antara Susan Cooper dan Rick Ford. Moga sih bisa mengira-ngira seperti apa karakter mereka berdua.

Rick Ford: You really think you’re ready for the field? I once used defibrillators on myself. I put shards of glass in my fuckin’ eye. I’ve jumped from a high-rise building using only a raincoat as a parachute and broke both legs upon landing; I still had to pretend I was in a fucking Cirque du Soleil show! I’ve swallowed enough microchips and shit them back out again to make a computer. This arm has been ripped off completely and re-attached with *this* fuckin’ arm.

Susan Cooper: I don’t know that that’s possible… I mean medically…

Rick Ford: During the threat of an assassination attempt, I appeared convincingly in front of congress as Barack Obama.

Susan Cooper: In black-face? That’s not appropriate.

Rick Ford: I watched the woman I love get tossed from a plane and hit by another plane mid-air. I drove a car off a freeway on top of a train while it was on fire. Not the car, *I* was on fire.

Susan Cooper: Jesus, you’re intense.

14 Comments

  1. dani 29 Juni 2015
    • Febriyan 29 Juni 2015
  2. dianryan 29 Juni 2015
    • Febriyan 29 Juni 2015
  3. rizzaumami 27 Juni 2015
    • Febriyan 27 Juni 2015
      • rizzaumami 27 Juni 2015
      • Febriyan 27 Juni 2015
      • rizzaumami 27 Juni 2015
      • Febriyan 27 Juni 2015
  4. Gara 27 Juni 2015
    • Febriyan 27 Juni 2015

Leave a Reply