fbpx
Febriyan Writing about life and anything that happen in life is one of my to do things. That's the reason blog Blog Review, Tips & Inspirasi by Febriyan Lukito born. Now I also admins for: Tempat Nongkrong Seru Pikiran Random Tulisan Blogger Indonesia

Review – Negeri Para Bedebah

2 min read

review buku negeri para bedebah tere liye

Review Buku Negeri Para Bedebah karya Tere Liye. Sebuah buku yang unik dan membahas “perpolitikan” sebuah negeri yang isinya penuh dengan para bedebah.

Para bedebah yang ingin menguasai negeri melalui kancah politik. Seperti apa isi lengkap buku Negeri Para Bedebah ini?

Sinopsis Buku Negeri Para Bedebah karya Tere Liye

Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata. Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah.

Tetapi setidaknya, Kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.

review buku negeri para bedebah tere liye
Negeri Para Bedebah

Paperback, 440 pages

Published July 2012 by Gramedia Pustaka Utama

ISBN13: 9789792285529

edition language: Indonesian

series: Negeri Para Bedebah #1

literary awards: Khatulistiwa Literary Award Nominee for Fiksi (2012)Anugerah Pembaca Indonesia for Fiksi (2012)

Alur Cerita Buku Negeri Para Bedebah

Buku ini berkisah tentang sebuah negeri yang dipenuhi dengan para bedebah kelas atas yang sangat mengganggu kita, yaitu para penguasa negeri dan antek-anteknya.

Para Tokoh yang Digambarkan dengan Menarik – Membuat Kita Berpikir, Siapa Mereka ini Di Kehidupan Nyata

Tokoh utama kita adalah Thomas, seorang ahli ekonomi yang sudah terkenal. Kesibukannya adalah menjadi pembicara seminar-seminar keuangan.

Pada awal cerita, kita diajak dalam kesibukannya itu hingga wawancara pun harus dilakukan dalam perjalanan menuju London. Di saat senggang, Thomas ini suka ikut dalam pertarungan tersembunyi yang diikuti oleh banyak kalangan, mulai dari eksekutif muda hingga anggota kepolisian.

Tapi akan sangat membosankan jika buku ini hanya mengulas mengenai pekerjaan Thomas, yang sering dipanggil oleh opanya dengan Tommie.

Kita langsung diajak bertemu dengan om Liem, kakak dari almarhum ayah Thomas. Om Liem yang dibencinya ini sedang mengalami musibah dalam bisnis perbankannya. Bank Semesta yang dibelinya 6 tahun lalu sedang dalam penyelidikan dan akan ditutup.

review buku negeri para bedebah tere liye
Negeri Para Bedebah

Dan dari sinilah, kisah perjuangan Thomas menyelamatkan sang om dimulai. Thomas mendapatkan ide untuk mengulur waktu likuidasi bank dengan menculik sang om dan membawanya ke rumah peristirahatan sang opa di bilangan waduk Jatiluhur.

Dengan jangka waktu singkat kita diajak dalam kejar-kejaran antara Thomas dengan petugas kepolisian yang sepertinya tahu tentang gerak-geriknya.

Rencana demi rencana yang telah disiapkannya, dengan bantuan Maggie, sang asisten yang sangat handal dan profesional (diganggu waktu weekendnya hanya untuk masalah ini), buyar.

Dia harus melakukan improvisasi demi improvisasi dalam upayanya menyelamatkan sang om. Dan dalam perjalanan penyelamatan ini, dia akhirnya dibantu oleh orang-orang yang tak disangka-sangka.

Review Buku Negeri Para Bedebah: Harus Banget Dibaca Dengan Cepat

Baiklah review buku ini akan segera dimulai. Harap siapkan popcorn dan juga cemilan lain yang diinginkan.

Novel ini mengangkat kisah penyelamatan ini dengan sangat cepat. Saat membacanya, kita akan merasa penasaran dengan apa yang akan terjadi berikutnya.

Tere Liye sangat pandai memancing adrenalin saya saat membaca buku ini. Penasaran.

Review Buku Negeri Para Bedebah

Berbeda dengan buku Titik Nol-nya Agustinus Wibowo yang saya habiskan dalam kurun waktu sebulanan, buku ini saya lahap habis dalam waktu satu minggu. Dan kita juga diajak dalam penulisan flashback yang tidak memusingkan kita.

Kita diajak oleh Thomas mengenang kejadian demi kejadian masa kecilnya dan juga perbincangan dengan sang opa. Kedekatan sang opa, yang asli Cina dan usahanya untuk bertahan di Indonesia, sangat terasa dalam flashback demi flashback yang dituliskan. Kita pun tanpa disadari juga diajak menyetujui betapa Om Liem itu perlu dibenci karena kerakusannya.

Dan selama membaca buku ini saya seperti diingatkan pada sosok seorang taipan perbankan yang sekarang sudah almarhum. Yah, mungkin ini hanya sebatas bumbu yang membuat kita merasa lebih dekat, lebih real dengan cerita novel ini kali ya.

Akhir novel ini sendiri juga sebenarnya memang sudah saya perkirakan, yaitu akan ada twist. Yang sedari pertengahan novel juga sebenarnya sudah menjadi tebakan saya. Namun tetap saja, hal itu tidak menyurutkan minat saya untuk menghabiskannya.

Baca juga: Review Film Gone Girl

Nilai Akhir Buku Negeri Para Bedebah

Negeri Para Bedebah ini memang memikat. Sungguh pantas rasanya kalau saya memberi 4 dari 5 bintang. Jadi siapa bedebahnya? Baca sendiri ya.

Berikut saya kasih kutipan yang menurut saya menarik, seperti biasa dalam bentuk foto.

Review Buku Negeri Para Bedebah karya Tere Liye
  • Alur/Plot
  • Nilai/Value
4

Ringkasan Review

Buku karya Tere Liye ini mengangkat kisah para bedebah politikus. Review Buku Negeri Para Bedebah yang memang bikin penasaran untuk tahu siapa bedebahnya.

Febriyan Writing about life and anything that happen in life is one of my to do things. That's the reason blog Blog Review, Tips & Inspirasi by Febriyan Lukito born. Now I also admins for: Tempat Nongkrong Seru Pikiran Random Tulisan Blogger Indonesia

28 Replies to “Review – Negeri Para Bedebah”

  1. udah beberapa kali liat buku review buku ini tapi baru ngerti ceritanya setelah baca disini. saya belum pernah baca buku2 tere liye. mudah2an bisa nyusul deh

    1. wah… komenmu melambungkan diriku… *tolong pegangin dong biar gak terbang kejauhan*

      ayo… nyusul baca…
      bulan depan harus beli sambungannya nih…

    1. saya sendiri sudah mengikuti Tere Liye sejak lama sih. tapi memang belakangan jarang beli buku-bukunya.
      So far, untuk yang sudah dibeli, saya suka semua bukunya

    1. membangunnya gak terlalu ditonjolkan mas. hanya dalam flashback singkat saja. tapi bagaimana seorang ponakan berusaha menyelamatkan om yang dibenci dan juga bisnis… itu sih.

    1. sama mba…
      padahal itu karya Tere Liye. cuma baca judul dan lihat covernya belum tertarik. Sampai ada yang review buku keduanya, pas saya baca… sepertinya buku 1nya perlu dibaca nih. jadi deh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *