bluepoint beach bali - kerikil dalam kehidupan

Apa Kerikil Kehidupan Kamu? Ini 4 Cara Menghadapi Kerikil dalam Hidup ala Saya

Tak selamanya perjalanan itu mulus, ada kerikil-kerikil di antaranya

Saat berlibur dengan keluarga beberapa minggu lalu, kami berencana ke salah satu pantai yang disarankan oleh tour guide kami, yaitu Bluepoint Beach di daerah Ungasan. Pantai yang sangat menakjubkan. Begitu turun dari mobil, kami sudah disuguhkan dengan udara pantai yang khas.

Dari atas, kami bisa melihat betapa indahnya pantai ini. Pantai ini terkenal karena spotnya yang cocok untuk surfing. Banyak cottage yang telah berdiri di sana. Tak sabar rasanya untuk segera turun dan menikmati pantai itu dari dekat.

Dan benarlah… setibanya di bawah, keindahan pantai yang masih ‘alami’ terhidang di hadapan. Jernihnya air pantai terlihat di pandangan mata. Gak rugi kalau datang!

inspirasi: kerikil kehidupan

Blue Point Beach from above

Terus???

Lah terus?? Gw musti bilang wwoww gitu soal liburan lo? *ala-ala anak gaol jaman sekarang* mempertanyakan apa hubungannya liburan sama judul artikelnya.

Jadi.. karena semangat melihat pemandangan indah itu secara langsung, saya dan keluarga segera menapak turun ke pantai itu. Ternyata… perjalanan yang tidak mudah loh. Mulai dari menuruni tangga yang cukup curam dan kecil, yang juga harus berpapasan dengan turis yang hendak kembali ke atas.

Ditambah lagi, saat kaki menginjak pada pasir pantai itu, pasir pantai ini bukanlah pasir pantai seperti di Kuta. Tapi lebih besar jadi agak sakit jika kita menginjaknya (gak sebesar batu ya…).

Nah… saat ingin kembali ke atas untuk menuju tempat berikutnya juga tidak mudah. Tanjakan justru semakin membuat kita merasakan lelahnya perjalanan.

Kerikil Kehidupan – Akan Selalu Ada

Inilah kenyataan hidup kita… dalam menggapai sesuatu, kita seringkali dihadapkan pada kerikil-kerikil dalam hidup kita. Kerikil kehidupan ini akan ada dalam perjalanan kita untuk menguji kita. Apakah kita siap untuk mendapatkan yang lebih ataukah hanya sebatas itu saja.

Kerikil dalam hidup ini bisa berupa apa saja….

Bisa macam-macam bentuknya. Mulai dari sikap rekan kerja yang sepertinya ‘jutek’, macetnya perjalanan (bisa perjalanan ke kantor ataupun perjalanan karir), bisa juga dalam bentuk kemalasan dari dalam diri kita sendiri.

Tapi untuk dihadapi dan dilewati, perlahan demi perlahan. Kenapa? Karena kerikil-kerikil ini akan membuat kita semakin kuat dari waktu ke waktu. Dan… seperti perjalanan menuju Bluepoint itu, kita akan mendapatkan keindahan setelah berhasil melewati kerikil-kerikil itu.

Tapi yang namanya melewati kerikil-kerikil dalam hidup itu tidaklah mudah, butuh pengorbanan (waktu dan tenaga) untuk melewatinya dengan baik.

Cara Menghadapi Kerikil Kehidupan (baca: Masalah dalam Hidup)

Kalau mau menghadapi kerikil dalam kehidupan ini, saya selalu menggunakan cara ini:

1. Seberapa pentingkah kerikil ini dalam hidup saya.

Maksudnya adalah seberapa penting bagi saya melewati kerikil itu. Apakah dengan melewatinya, saya akan mendapatkan apa yang saya idamkan selama ini?

Kenapa begitu? Karena pada dasarnya, akan ada banyak kerikil yang menghadang kita. Dan kita memiliki keterbatasan dalam hal waktu untuk mengatasinya.

Karenanyalah kita perlu memilah-milah. Manakah kerikil yang perlu kita atasi terlebih dahulu – fokus pada yang lebih penting baru yang lain… ingat manajemen waktu kan?

2. Bertemanlah dengan kerikil itu

Maksud saya di sini adalah kenali kerikil yang kita hadapi dengan baik. Dengan mengenalinya sebaik mungkin, kita akan tahu apa saja kelemahannya dan juga bagaimana cara mengatasinya. 

3. Never give up – Jangan Menyerah

Menghadapi kerikil itu tidaklah semudah yang dibayangkan. Akan banyak sekali kerikil dan mungkin akan hadir sekaligus. Satu hal yang harus diingat… atasi dan jangan pernah menyerah. Sekali menyerah, kita takkan pernah bisa merasakan apa yang ada di balik kerikil itu.

Baca juga: This Too Shall Pass, Mantra Menghadapi Masalah Hidup

4. Berdoa

Di saat semua cara telah kita lakukan… kita harus selalu ingat… DIA kan selalu ada di sisi kita untuk melewati semua ini. Berdoalah kepadaNya.

Itu Cara Saya…

Setiap orang pasti memiliki cara sendiri dalam menghadapi kerikil kehidupan mereka masing-masing. Kamu pun juga pasti punya. Boleh dong dishare di sini, cara kamu menghadapi masalah dalam hidup kamu selama ini.

Ryan

240513 1401

Advertisements

21 Responses

  1. Pingback: Yang Indah akan Datang | The Foot Steps... 4 Februari 2015
  2. Tetik Firawati
    24 Mei 2013
    • ryan
      26 Mei 2013
  3. cumakatakata
    24 Mei 2013
    • ryan
      26 Mei 2013
  4. Yudhi Hendro
    24 Mei 2013
    • ryan
      24 Mei 2013
  5. sonofmountmalang
    24 Mei 2013
    • ryan
      24 Mei 2013
  6. Wong Cilik
    24 Mei 2013
  7. capung2
    24 Mei 2013
  8. lambangsarib
    24 Mei 2013
  9. duniaely
    23 Mei 2013
    • ryan
      24 Mei 2013
      • duniaely
        24 Mei 2013
      • ryan
        24 Mei 2013
      • duniaely
        24 Mei 2013
      • ryan
        24 Mei 2013

Write a response

%d blogger menyukai ini: