fbpx
Kenapa Passion Itu Penting? Ini Beberapa Alasannya.... 1

Kenapa Passion Itu Penting? Ini Beberapa Alasannya….

Do what you love and you wouldn’t notice days gone by

Kutipan tentang Passion.

I forgot who said it, but I really love that quote, maybe someone can help me figuring out who said it? Passion is important when we talk about doing things. Passion is about doing things with love.

kenapa passion itu penting
Jump and Live Passionately – Kenapa Passion itu Penting?

Saya pribadi percaya kutipan di atas dan juga sangat percaya bahwa orang yang memiliki passion dalam hidupnya akan mendapatkan hidupnya itu penuh arti.

Passion! Banyak yang mencari tentang apa itu passion dan bagaimana penerapannya dalam hidup masing-masing, seperti yang ditulis oleh Rene CC dalam buku-bukunya.  

Saya pun pernah menuliskan dalam blog ini beberapa kali mengenai passion dan juga tips menemukan passion ini. Karena bagi saya, passion itu sangat penting untuk ditemukan oleh setiap orang.

Saya agak bingung kalau diminta menuliskan passion dalam bahasa Indonesia. Agak sulit menemukan sinonim dalam bahasa Indonesia yang pas jadi saya akan menggunakan kata passion sepanjang tulisan ini.

Dan tampaknya saya tidaklah sendiri, seorang teman saya, Santi Widjaja, S.Psi, Psi sangat peduli akan passion ini dan mimpinya adalah setiap orang menyadari dan menemukan passion sejak dini. Karena itulah dia merintis Home for Passion, yang bergerak dalam bidang konsultasi psikologis, termasuk jasa tes bakat dan minat.

Ia berharap dapat membantu orang lain menemukan passion mereka melalui Home for Passion. Hal ini juga merupakan perwujudan cinta dan ucapan syukur kepada Tuhan.

Ada Apa Dengan Passion – Wawancara dengan Santi Widjaja

Santi Widjaja - founder Home for Passion
Santi Widjaja – founder Home for Passion (sekarang lagi hiatus nih webnya)

Jadi saat saya tanya kepada dia, kenapa sih passion? Ada apa dengan passion yang membuat dirinya begitu tertarik di dalamnya dan bahkan melepaskan pekerjaan tetapnya untuk jasa ini.

Dia pun menjawab pertanyaan saya dengan bercerita tentang dirinya. Dia menceritakan bagaimana dirinya itu dulu memutuskan masuk ke jurusan Psikologi hanya karena ikut pilihan teman-temannya saat sekolah dulu.

Dia tak ada terpikir sama sekali nantinya bekerja dalam bidang apa jika dia memilih jurusan itu. Dan akhirnya, setelah lulus dia pun bekerja di perusahaan sebagai bagian HR yang salah satunya bertanggung jawab bidang recruitment.

Pengalaman di Recruitment Membantu Memahami Kenapa Passion itu Penting dalam Hidup

Cukup lama dia menangani bidang recruitment dan menemukan banyak orang yang bekerja tidak sesuai dengan passion mereka.

Bahkan saat wawancara kerja pun, ada beberapa dari mereka yang menyatakan dengan terus terang bahwa mereka kurang suka jurusan kuliah yang mereka pilih, atau mengikuti seleksi ini untuk coba-coba, siapa tahu diterima.

kenapa passion itu penting
Pengalaman di recruitment membuatnya menyadari kenapa passion itu penting. Karenanya dia berharap bisa membantu semua.

Jujur hal ini membuat dia merasa sedih tapi tidak berdaya karena waktu itu posisinya sebagai HRD yang bertanggung jawab untuk menentukan apakah calon karyawan ini sesuai atau tidak dengan posisi yang dicari, tidak dapat melakukan lebih.

Ketidakberdayaaan ini dan juga pekerjaan di HRD yang semakin membuatnya jauh dari ilmu psikologi yang disukainya menghadapkannya pada pilihan. Ia pun memberanikan diri untuk melangkah ke arah yang berbeda dan mencoba lebih fokus pada passion yang ditanam Tuhan pada dirinya:

Membantu orang di sekitarnya untuk menemukan panggilannya masing-masing. Inilah #Passion Click To Tweet

Ketidakberdayaaan ini dan juga pekerjaan di HRD yang semakin membuatnya jauh dari ilmu psikologi yang disukainya menghadapkannya pada pilihan. Ia pun memberanikan diri untuk melangkah ke arah yang berbeda dan mencoba lebih fokus pada passion yang ditanam Tuhan pada dirinya : membantu orang di sekitarnya untuk menemukan panggilannya masing-masing.

Kepuasan yang dirasakannya saat dapat membantu orang lain menemukan passion mereka ini ternyata mampu membuatnya merasa lebih HIDUP. Hal itu membuatnya semakin yakin bahwa inilah passion yang Tuhan tanamkan dalam dirinya untuk dibagikan kepada orang lain.

The Importance of Passion

Saya pribadi senang mendengar kisahnya itu dan memahami passion dari sudut pandangnya. Memang kenyataannya saat ini, yang saya sendiri alami saat mewawancarai calon karyawan beberapa tahun silam.

Adalah bahwa mereka itu merasa HARUS BEKERJA. Apapun jenis pekerjaannya, setidaknya mereka yang telah lulus harus segera bekerja.

Kenyataan ini…

Bahkan ketika di Jakarta pun ketika ada teman yang tanya ke saya mengenai lowongan kerja, saat saya tanya balik mau kerja di bagian apa, level apa, dan lainnya, teman itu hanya berkata apa saja.

Jujur hal ini ya membuat saya sedih sekaligus bingung. Sedih karena sepertinya kok teman saya ini tidak tahu sama sekali apa yang diinginkannya. Bingung karena mau memberi tahu info lowongan kerja yang mana?

4 Alasan Kenapa Passion itu Penting dalam Hidup Kita

Masih dengan Santi Widjaja, S.Psi, Psi – founder Home for Passion, saya pun berhasil mengorek apa sih yang membuat passion itu penting dalam hidup seseorang. Dia menjabarkan dalam point-point penanda bahwa bekerja sesuai dengan passion itu penting, sebagai berikut:

1. Time flies

Seberapa sering kamu merasakan bahwa waktu itu cepat sekali berlalu ketika kamu sedang mengerjakan sesuatu. Nah kalau kamu sering merasakannya dan di saat sedang melakukan sesuatu yang sama berulang-ulang, mungkin itulah passion kamu. Seperti kutipan di atas, ketika kita mengerjakan hal yang kita sukai, waktu yang ada itu terasa sangat cepat berlalu. 

waktu cepat berlalu itu salah satu alasan kenapa passion penting dalam hidup
Kenapa passion itu penting? Ya karena tanpa kita sadari, waktu akan berlalu gitu aja. Apa pada akhirnya nanti kita akan bahagia?

Saya pun merasakannya dalam hal blogging seperti sekarang ini. Menulis kisah tentang inspirasi yang saya dapatkan dari orang sekitar saya, seringkali membuat waktu itu berlalu dengan cepat. Serius deh. Santi pun bercerita bagaimana dia seringkali kena teguran saat dia sedang menggali informasi tentang orang yang tengah diwawancarainya.

Di saat seperti itu, dia sering mengorek tentang minat dan bakat orang itu. Memang itu bagian dari pekerjaannya untuk memahami calon karyawan, tapi dia lebih tertarik dengan kenapa mereka tidak melamar sesuai dengan minat mereka dan lain sebagainya.

Inilah yang seringkali membuatnya suka lupa waktu. Karena memang passion-nya didasari oleh keinginannya membantu orang lain bekerja sesuai dengan minat dan bakat mereka.

kenapa passion itu penting terjawab dengan ini…

2. Enjoy

Step towards with passion inside
Step towards with passion inside

Seperti yang pernah saya ceritakan dalam kisah Mama saya dan kebunnya, dia suka lupa waktu kalau sudah mengerjakannya. Kalau saya tanya, dia memang menyukainya. Merawat pohon demi pohon, memindahkan bibit dari pot ke pot dan lainnya.

Inilah yang dimaksudkan oleh Santi dengan kalau bekerja sesuai dengan passion, pekerjaan itu sendiri sudah tidak terasa sebagai beban, tapi sebagai sesuatu yang menyenangkan (enjoyable). 

Bahkan tidak sedikit, mungkin, yang rela melakukannya dengan sukarela (please jangan memanfaatkan ini ya). Pekerjaan seberat apapun akan dilakukan dengan senang hati dan benar-benar melakukannya sebaik mungkin. Hal ini yang menurutnya bisa dicapai bila pekerjaan itu memang sesuai dengan passion. 

3. Contribute more

Dengan bekerja tanpa beban, dengan senang hati melakukannya, maka kita akan cenderung untuk memberi lebih untuk pekerjaan itu semaksimal yang kita bisa. Hal ini yang ditekankan oleh Santi dalam hal pentingnya passion dalam hidup setiap orang.

Mungkin saya ambil contoh dari seorang penulis kesukaan saya ya. Dewi Lestari, dia rela sampai bertahun-tahun melakukan penelitian lebih detail tentang karakter, tempat, dan penelitian lainnya untuk menulis serial Supernova-nya itu. Hasilnya? Kita bisa menikmati setiap novel serial Supernova itu dengan sangat puas.

Hal itu terjadi, tak lain dan tak bukan karena passion-nya sebagai penulis, ingin membagi pikirannya dalam tulisan kepada semua orang.

4. Happy

Home for Passion
Home for Passion Home for Passion

Seperti yang Santi katakan berdasarkan pengalamannya sendiri, ketika dia berhasil membantu orang lain untuk menemukan passion mereka, dia merasa senang, bahagia dan puas. Itulah hasil akhir yang dirasakan setiap orang yang mengerjakan sesuatu sesuai dengan passion mereka sendiri.

Seorang teman, yang juga founder dari Helping (saya pernah post tentang kegiatan yang akan dilakukan kelompok ini di tahun 2015), dia bilang, ketika orang ingin berpikir soal passion, harus diingat, tujuan akhirnya satu: “Kepuasan Batin.”

Back to you

Ternyata sudah panjang kali lebar saya tulis di sini. Tapi memang menuliskan soal passion, membaginya melalui tulisan dan blog sederhana ini membuat saya suka lupa diri, hahaha. Ah sudahlah, saya stop di sini dulu ya, mungkin di waktu lain saya akan sharing soal teman saya yang dari Helping itu.

Sebagai penutup, saya ingin bertanya pada teman-teman: Apakah passion itu penting? Kenapa passion itu penting menurut kamu? 

113 Comments

  1. Riscy Han 7 November 2018
  2. Elisa 12 Juni 2017
    • Febriyan 12 Juni 2017
  3. eggimaru 16 Februari 2016
    • Febriyan 16 Februari 2016
  4. Hilal 11 Februari 2016
    • Febriyan 12 Februari 2016
  5. mysukmana 1 September 2015
    • Febriyan 1 September 2015
      • mysukmana 1 September 2015
      • Febriyan 1 September 2015
  6. Jogjaready.com 18 Maret 2015
    • Ryan 18 Maret 2015
  7. Pingback: Passion itu Penting | Buku Harianku 17 Maret 2015
  8. Kukuh Nova Putra 16 Maret 2015
    • Ryan 16 Maret 2015
      • Kukuh Nova Putra 16 Maret 2015
      • Ryan 16 Maret 2015
      • Kukuh Nova Putra 16 Maret 2015
  9. Cumilebay MazToro 16 Maret 2015
    • Ryan 16 Maret 2015
  10. gustyanita pratiwi 15 Maret 2015
    • Ryan 16 Maret 2015
  11. Beby 15 Maret 2015
    • Ryan 15 Maret 2015
  12. abi_gilang 15 Maret 2015
    • Ryan 15 Maret 2015
  13. Gara 15 Maret 2015
    • Ryan 15 Maret 2015
      • Gara 16 Maret 2015
      • Ryan 16 Maret 2015
  14. Mentik Sebutirilmu 14 Maret 2015
    • Ryan 14 Maret 2015
  15. Imanuel Suluh 14 Maret 2015
    • Ryan 14 Maret 2015
      • Imanuel Suluh 14 Maret 2015
      • Ryan 14 Maret 2015
      • Imanuel Suluh 14 Maret 2015
      • Ryan 14 Maret 2015
      • Imanuel Suluh 15 Maret 2015
      • Ryan 15 Maret 2015
      • Imanuel Suluh 15 Maret 2015
      • Ryan 15 Maret 2015
  16. arip 14 Maret 2015
    • Ryan 14 Maret 2015
      • arip 14 Maret 2015
      • Ryan 14 Maret 2015
  17. zaki19482 14 Maret 2015
    • Ryan 14 Maret 2015
      • zaki19482 14 Maret 2015
      • Ryan 14 Maret 2015
      • zaki19482 14 Maret 2015
  18. febridwicahya 14 Maret 2015
    • Ryan 14 Maret 2015
      • febridwicahya 14 Maret 2015
      • Ryan 14 Maret 2015
  19. Mabel Kwong 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
      • Mabel Kwong 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
  20. Aan 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
      • Aan 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
  21. danangbanyu 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
      • danangbanyu 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
  22. nengwie 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
      • nengwie 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
      • nengwie 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
      • nengwie 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
      • nengwie 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
      • nengwie 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
      • nengwie 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
  23. ayanapunya 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
      • ayanapunya 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
  24. nyonyasepatu 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
      • nyonyasepatu 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
      • nyonyasepatu 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
      • nyonyasepatu 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
      • nyonyasepatu 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
      • nyonyasepatu 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015
    • syifna 15 Maret 2015
      • Ryan 15 Maret 2015
      • syifna 15 Maret 2015
      • Ryan 15 Maret 2015
      • syifna 16 Maret 2015
  25. Bibi Titi Teliti 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
  26. jampang 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
  27. Muhammad Zaini 13 Maret 2015
    • Ryan 13 Maret 2015
      • Muhammad Zaini 13 Maret 2015
      • Ryan 13 Maret 2015

Leave a Reply