fbpx
Febriyan Writing about life and anything that happen in life is one of my to do things. That's the reason blog Blog Review, Tips & Inspirasi by Febriyan Lukito born. Now I also admins for: Tempat Nongkrong Seru Pikiran Random Tulisan Blogger Indonesia

Tentang Tahun Baru Imlek – Tradisi Warna Merah dan Kuning serta Makanan Khas Tahun Baru

2 min read

Tentang Tahun Baru Imlek - Tradisi Warna Merah dan Kuning serta Makanan Khas Tahun Baru 1

Gong Xi Fa Choi

Yup, sebentar lagi Tahun Baru Imlek nih… Sebagai salah seorang warga Indonesia keturunan Cina, saya merayakan, walau tidak semeriah dulu saat masih anak-anak.

selamat tahun baru imlek
Gong Xi Fat Choi

Dan berterima kasih juga pada Gus Dur yang mencetuskan CNY ini sebagai salah satu hari libur nasional. Sebelumnya, setiap CNY, saya harus cuti, setidaknya sehari sebelum dan pada harinya.

Nah yang biasa dilakukan saat malam CNY adalah makan malam keluarga. Entah makan di luar atau makan di rumah, mama yang masak. Beberapa tahun belakangan, mama selalu masak makanan vegetarian saat CNY.

Dagingnya diganti dengan olahan dari terigu yang gak mudah bikinnya. Istilahnya tuh Gluten, ada yang dah siap pakai sih. Tapi mama suka bikin sendiri. Plus kadang bikin bakso goreng babi *maaf buat yang Muslim*.

Tentang Tahun Baru Imlek: Buah dan Warna Khusus

Selain makanan, yang selalu ada pas tahun baru Imlek ini adalah buah Apel dan Jeruk, si Merah dan si Kuning. Coba deh perhatikan, setiap CNY, mall pasti ramai dengan warna merah atau kombinasi merah dan kuning. Kenapa sih sebenarnya sampai harus dua itu?

makna warna merah dan kuning di tahun baru imlek
Merah dan Kuning kan?

Makna Warna Merah dan Kuning saat Tahun Baru Imlek

Menurut mama, merah itu melambangkan keberuntungan atau keselamatan (Health) sedangkan kuning melambangkan kekayaan (Wealth) untuk di tahun yang baru.

Kenapa dua hal ini menjadi penting? Saya rasa ini masalah adat atau tradisi saja dan saya juga yakin semua orang menginginkan du ahal ini.

Health, siapa sih yang tidak ingin sehat dalam hidupnya? Semua pasti kan. Nah inilah yang diharapkan dengan memasang warna merah itu, semoga sepanjang tahun berikutnya, kesehatan menemani orang itu dan keluarga serta orang-orang di sekitarnya.

Wealth, ini nih… Siapa yang tidak ingin kaya? Kalau ada, bolehlah saya dikenalkan, ingin dengar kisahnya. Harapan yang sama juga dilambangkan dengan warna kuning ini, bahwa harapan tahun yang baru ini akan menjadi harapan penuh kebahagiaan.

Makanan di Tahun Baru Imlek

makanan khas di tahun baru imlek
Ini nih Kue Keranjang atau Dodol Cina

Satu makanan khas di CNY adalah dodol cina, bener gak? Biasanya disebut juga kue keranjang karena dulu dibuatnya di keranjang-keranjang bambu gitu, katanya. Disebut dodol cina karena memang mirip dengan dodol sih.

Kisah di balik Kue Keranjang (Dodol Cina)

Nah kisah di balik kue ini adalah bahwa dulu ada perang besar. Karena akan berperang cukup lama, Kaisar memerintahkan untuk membuat kue sebagai bekal.

Karena yang ada di rumah masing-masing adalah tepung ketan dan gula merah, terciptalah kue keranjang ini. Dan ternyata sangat tahan lama, bisa 3 bulan lebih. Karenanya, sejak saat itu, Kaisar memerintahkan setiap awal musim semi (tahun baru), disiapkan kue ini.

Masakan Rumah di Perayaan Tahun Baru Imlek

Seperti yang saya sebut di atas, makanan spesial di CNY keluarga saya adalah masakan vegetarian buatan mama. Yup, vegetarian, no meat, not even pork. Nah untuk membuat ini, mama akan menyiapkan dulu glutennya. Caranya?

Adon terigu dengan air hingga cukup, tidak terlalu encer ataupun tidak terlalu kental, seperti adonan donut gitu.

Nah kalau sudah, rendam adonan dalam air (tenang, kalau adonannya benar, air tidak akan menyatu lagi kok), kurang lebih 5 – 6 jam.

Lalu cuci deh. Yup, bener. Cuci. Seperti mencuci baju, adonan dicuci berkali-kali hingga hilang kandungan tepungnya.

Cara membuat daging boongan untuk tahun baru imlek

Makanya dari 3 kg terigu yang diproses biasanya jadinya cuma 1 kg bahan gluten. Dan kandungan hasil cuci terigu tadi masih bisa diolah jadi crepes loh.

Saya ada foto-fotonya sih. Nanti cek ya di bawah. Setelah jadi adonan free tepungnya, dipotong agak besar sesuai keinginan dan jenis masakan yang diinginkan.

Misalnya, ingin bikin daging goreng kecap, maka potongan itu digoreng dulu. Kalau mau bikin sayur kuah, maka potongannya direbus dalam air mendidih.

Setelah selesai digoreng/direbus dan dipotong-potong sesuai kebutuhan jenis sayurnya, baru deh masak seperti biasa. Dan hasilnya? Vegetarian home-made food.

Memang untuk bahan gluten ini pernah saya temui di beberapa supermarket sebelumnya. Namun tidak semuanya memberi rasa yang sama, masih terasa tepungnya.

Itu Sih Kebiasaan di Rumah

Beda rumah pasti punya kebiasaan beda lagi dalam menyambut tahun baru imlek – ataupun acara lainnya. Teman-teman sendiri punya tradisi apa? Boleh dong dishare.

Febriyan Writing about life and anything that happen in life is one of my to do things. That's the reason blog Blog Review, Tips & Inspirasi by Febriyan Lukito born. Now I also admins for: Tempat Nongkrong Seru Pikiran Random Tulisan Blogger Indonesia

75 Replies to “Tentang Tahun Baru Imlek – Tradisi Warna Merah dan Kuning serta Makanan…”

  1. selamat tahun baru mas Ryan…
    semoga semakin banyak berkah di tahun ini.
    *ga nolak kalau dapet angpau*

    oia, aku selalu dikirim kue kerangjang sama tetangga dan biasanya digoreng 😀

      1. Kuenya dipotong2. Terus dikukus pake parutan kelapa (ksh garem kelapanya). Enakkk. Aku nyebutnya ongol2. Hehehe. Jadi ada manis. Ada asin gurih

      2. Oh jadi ongol-ongol gitu mas? Bisa dicoba nih resepnya.
        Kalau dimakan langsung terlalu manis buat aku mas, mangkanya suka digoreng 😀

  2. Gong xi fa chai Mas Ryan, perasaan tadi pagi udah komen tapi ternyata error. Semoga yg ini komennya masuk 😀 baru tau aku cara bikin “daging-dagingan” untuk vegetarian kaya gitu 😀 nice info 🙂

    1. Makasih Mba Puji. Error ya? Msk spamkah?
      Itu salah satu cara aja. Ada juga yang pakai jamur karena berserat, jadi lebih berasa daging.

      1. Kayanya error. Hehe. Oo bisa pake jamur juga, yaya. Pengen cobain masakan vegetarian one day, aku blm pernah cobain. Kata temenku yg pernah makan masakan vegetarian, rasanya enak banget :p

      1. Ayah itu, satu2nya dr 10 bersaudara yang matanya sipiit… ditambah pula kerja bareng2 sama sobat2nya yang kebanyakan dr China… yo wes pas dah..pinter pula berbahasa Mandarin eh beda ngga sih China dan Mandarin.. ??

        Viera, anak sulung teteh, sering disangka bukan orang Indonesia, ya ditambah pula suami teteh kaya orang Jepang … hihi

  3. Waaaah, makasih Yan dah disharing ceritanya. Jadi ngerti sedikit lebih banyak euy. Gw senengnya di kantor pada dibagiin jeruk, kan gw seneng banget jeruk tuh. Jadi tiap hari nyemilin jeruk aja di kantor. Hihihihi.. 😀
    Gong Xi Fat Choi ya, semoga kemakmuran, kesehatan dan kebahagiaan selalu berlimpah tahun ini… 🙂
    Btw pengen coba bikin gluten deh Yan. Hihihi 😀

    1. Sama2 Dan. Pantes jd makin makmur ya lo. Hehehe.

      Thank you doanya Dan.

      Kbrin kalau berhasil Dan bikin glutennya. Gw sendiri blm prnh bikin sih. Hihi.

    1. Iya mas. Salah schedule kemarin. Hahahahaha. Makanya lihat publish lgs edit lagi. Hahahaha.

      Ada mas. Iya. Sering disebut Kue Cina atau Dodol Cina.

  4. Gong Xi Fat Choi Ryan..,
    dulu di kerjaan yg lama selalu kebagian kue keranjang dari pasien2..
    digoreng pake tepubg dan telor, makannya rame2.., seruu ..

  5. Selamat tahun baru! Have a prosperous year ahead!
    Cara membuat gluten itu seperti pasta bukan, ya? :nebak. Mesti baca nih soal gluten, agak heran juga soalnya, dibuat dari tepung tapi mesti dicuci supaya tepungnya hilang :hm.

    Vegetarian itu menurut saya keren :hihi. Nah Mas, kalau bakso gorengnya sisa, boleh nih dibagi ke tempat saya :haha.

    1. Thank you Gara. Amin doanya.

      Beda. Kalau pasta pakai telur. Ini gak pakai telur sama sekali. Cm tepung terigu dan air aja.

      Jadi itu dicuci biar gak berasa tepungnya pas makan Gara. Kan gak seru kalau makan daging rasanya tepung. Ya kan?

      Kau makan b2 kah???

      1. Oh, malah nggak pakai telur… bagaimana ngikatnya kalau gitu, ya? :hehe
        Nah, gluten itu rasanya seperti daging ya Mas? :hehe
        Hehe… iya :))

      2. Jadi mulenin terigunya pelan2. Airnya tuang pelan2. Smp dia berbentuk adonan gitu.
        Nah rasa spt daging karena dimasak sbg pengganti dagingnya Gara. Jd bumbu dan sayur lainnya kan sama, jd kayak makan daging. Gt

    1. Makasih Christa. Bener kok. Moga Christa dan keluarga diberi yang terbaik di tahun Kambing ini.

      Seruu. Dulu lbh seru lg sih. Terima angpao.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *