fbpx
menulis-dan-menyampaikan-pesan-tips-menulis-yang-baik

Menulis Dan Menyampaikan Pesan…

Saya lagi iseng, jadi baca ulang beberapa post lama, dan ketemu yang ini deh. Tips menulis ala-ala pas tahun 2011. Menulis dan menyampaikan pesan kita kepada orang lain melalu tulisan itu bukanlah hal yang mudah. Misalnya saja kita ingin menuliskan pesan yang sarat inspirasi, tapi ternyata hasilnya ditanggapi berbeda oleh yang baca. Artinya tulisan kita tidak berhasil menyampaikan pesan dengan baik.

Bayangkan juga kejadian ini. Kita saat ini sedang chatting dengan seseorang. Teman yang sudah kita kenal. Setiap tulisan kita saat itu tertuang dengan biasa, setidaknya menurut pikiran kita seperti itu. Tak ada nada kan? Eh tiba-tiba teman kita itu menangkapnya sebagai marah.

Yup. Salah satu kendala dalam menyampaikan pesan melalui tulisan adalah bahwa pesan dicerna sebagai kondisi emosi berbeda dari yang diharapkan seperti tadi. Kenapa bisa terjadi? Banyak hal. Bisa disebabkan memang sebenarnya kita sedang ’emosi’ saat menulisnya tanpa kita sadari atau sebaliknya, si pembaca yang sedang emosi.

Menulis Dan Menyampaikan Pesan Itu… Gak Gampang

Menyampaikan pesan melalui tulisan kita tanpa mengakibatkan kesalahpahaman, itulah yang harus kita pelajari. Sebagai blogger tentunya hal ini sangat penting. Jangan sampai bahasa yang kita gunakan pada akhirnya menjerumuskan kita sendiri.

menulis-dan-menyampaikan-pesan
Menulis dan menyampaikan pesan lewat tulisan emang gak gampang…

Saya pribadi menganggap tulisan di dalam blog adalah cara kita menyampaikan pikiran kita ke khalayak lebih luas. Apalagi dengan kekuatan sosial media sekarang ini, segalanya bisa menyebar dengan lebih cepat. Jadi kalau kita menulis dan menyampaikan pesan yang salah (vibe yang salah) gimana? Bisa-bisa bukannya membawa kebaikan, tulisan kita menjadi sesuatu yang “merugikan”.

Lalu, apakah semua itu menyurutkan kita dalam hal menulis dan menyampaikan pesan yang ada dalam benak kita? Jangan… justru kita harus mencoba mencari cara bagaimana menulis yang baik agar pesan diterima dengan baik?

Cara Menyampaikan Pesan Dalam Tulisan

Berikut ini beberapa cara agar kita dapat menyampaikan pesan yang ada di benak kita dengan baik dan benar, well, setidaknya dari pengamatan saya yang masih awam ini ya:

#1. Pahami Dulu Target Pembacamu

Saat mau menulis, pasti sudah ada bayangan kan, kira-kira siapa aja yang mau kita harapkan untuk membacanya?

Nah kalau dalam marketing dikenal dengan know your market. Targeting.

Dalam menulis juga perlu loh. Kenapa? Agar gak salah sasaran. Contohnya begini, saat kita menulis untuk anak-anak, bayangkan diri kita sebagai anak kecil. Apakah kata-kata yang akan kita tuliskan akan dimengerti? Kalau gak, kegiatan menulis dan menyampaikan pesan kita itu sudah gagal. Benar-benar gagal.

Kebayang gak kalau JK Rowling menulis Harry Potter dengan bahasa super berat. Bisa gak selaris sekarang ini kan? Jadi kenali dulu sasaran kita. Agar kita tahu bagaimana menuliskannya.

#2. Gunakan Bahasa Yang Umum

Kalau sudah tau siapa sasaran kita, kita mulailah tuliskan. Tulisan kita hendaknya menggunakan bahasa yang umum-umum saja. Dalam artian sesuai dengan target kita tadi. Kalau target kita banyak orang Jawa mungkin penggunaan Bahasa Jawa dalam menulis akan lebih bermanfaat. Kalau target orang Cina, menggunakan Mandarin mungkin akan lebih tepat dan mampu dipahami lebih cepat. (Saya sendiri lupa dapat dari mana ide point yang ini… hahahaha)

Tapi, jangan juga terpenjara dalam penggunaan bahasa-bahasa daerah tertentu saja. Karena apa? Terkadang dalam satu suku saja, beda daerah sedikit bisa berarti lain. Karena itulah gunakan yang umum. Artinya semua yang baca pun akan mendapatkan pemahaman yang sama satu sama lainnya.

#3. Singkat, Padat, Jelas

Ada beberapa orang yang memang gemar menulis panjang-panjang, terkadang berulang-ulang. Dalam hal tertentu, penulisan berulang sebenarnya bagus. Sebagai penegasan. Tapi beda lagi jika penulisan berulang dan panjang x lebar itu adalah agar terlihat banyak dan bagus.

Nah ini bahaya… Bisa-bisa pesan tak tersampaikan karena si pembaca sudah bosan/ngantuk sebelum sampai pada pesan yang dimaksudkan. 🙂

Singkat, padat, jelas – laiknya motto produk dalam iklan-iklan kalau bisa. 🙂

Okay, lagi-lagi saya bengong pas mengupdate tulisan ini (tulisan tahun 2011, darimana idenya ini dan saya sendiri kepukul sama tulisan saya ini sendiri. Wong saya sering dikeplak sama tetangga sebelah karena suka nulis panjang kali lebar).

Itu sih 3 cara menulis dan menyampaikan pesan yang bisa saya uraikan. Lebih/kurang tentunya saya minta maaf. Sekali lagi,… Ini hanyalah tulisan saya saja, boleh setuju atau tidak. Bolehlah jjika ingin memberikan komentarnya. Saya tunggu ya.

Flo/07/03/11 (Updated on 29/12/2015)

Leave a Reply