fbpx
Febriyan Writing about life and anything that happen in life is one of my to do things. That's the reason blog Blog Review, Tips & Inspirasi by Febriyan Lukito born. Now I also admins for: Tempat Nongkrong Seru Pikiran Random Tulisan Blogger Indonesia

Love Journey – Sebuah Review

1 min read

Love Journey
Love Journey

Buku ini juga merupakan buku indie. Diterbitkan oleh Mozaik Publishing, atas tulisan-tulisan yang dikirimkan dalam lomba yang diadakan oleh penerbit ini. Kisah tentang perjalanan sepertinya tidak akan pernah berakhir. Banyak buku yang kini mengangkat tema ini, seperti Titik Nol, Life Travellers, dan masih banyak lagi yang membahas hal ini.

Dan buku kompilasi ini pun juga menampilkan para pengelana kehidupan dalam mencari hal-hal yang mereka inginkan dalam hidup. Mulai dari mencari cinta, mencari tujuan hidup, mencari pertemanan, dan lain sebagainya. Petualangan demi petualangan yang dialami para penulis dalam buku ini menarik untuk dibaca. Kisah tentang menemukan cinta dalam hidupnya, menemukan persahabatan baru, petualangan baru, mencoba hal-hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Semua ada di sini.

Sebuah perjalanan itu sangat indah untuk dinikmati. Secara garis besar, itulah yang saya tangkap dari keseluruhan cerita yang disuguhkan. Ada satu yang seperti saya, dalam perjalanan menuju kantor, suka foto-foto keadaan di sekitarnya (belakangan sih saya sudah mulai jarang seperti ini).

Kemudian, ada yang melakukan perjalanan karena tugas. Dan ada juga yang menggunakan perjalanan sebagai pelarian dari rutinitas yang mulai menggerogoti diri mereka. Mereka ingin lepas sementara waktu sembari menikmati alam yang ada. Para petualang pun bermacam-macam. Ada yang menyukai gunung dan ada yang menyukai pantai (saya termasuk kategori kedua).

Jika bicara perjalanan, saya pribadi lebih menyukai jika melakukannya bersama seseorang. Namun tak menutup kemungkinan bagi saya untuk melakukannya seorang diri. Melakukan perjalanan bersama seseorang tidak menjamin perjalanan itu akan menjadi menyenangkan, jika diri kita sendiri sudah tidak menyukai perjalanan itu sendiri.

Dalam perjalanan liburan saya bersama keluarga bulan September 2012 kemarin, saya beberapa kali menyendiri di pantai. Semua saya lakukan bukan karena saya tidak menyukai keberadaan keluarga saya. Tapi ada saatnya saya hanya ingin seorang diri, bertukar pikiran dengan diri sendiri di pantai sambil memandang senja yang mulai mewarnai langit.

Dan saya sendiri juga suka mengamati. Dalam perjalanan ini saya beberapa kali hanya terduduk di pantai dan berakhir dengan mengamati orang di sekitar saya. Secara langsung ataupun dari balik lensa kamera yang standby di tangan saya. Dan pikiran saya seringkali berkeliaran menceritakan kembali keadaan yang dialami sosok yang sedang saya amati dengan kalimat saya. Yah… itu sih saya ya.

Saat membaca buku ini, entah kenapa saya selalu mengkaitkan perjalanan ini dengan hidup. Bahwa sebenarnya jika kita bicara tentang hidup, bahwa hidup ini juga adalah perjalanan. Dan adalah pilihan kita untuk menjadikan perjalanan hidup kita ini menyenangkan atau menyedihkan. Dan inti dari semua perjalanan bukanlah mencapai tujuan akhirnya tapi menikmati proses perjalanan itu sendiri.

Bagaimana dengan kalian? Apakah menginginkan sebuah perjalanan hidup yang nyaman?

Ada beberapa kutipan yang saya sukai dari buku ini, seperti biasa saya tampilkan dalam foto berikut.

Febriyan Writing about life and anything that happen in life is one of my to do things. That's the reason blog Blog Review, Tips & Inspirasi by Febriyan Lukito born. Now I also admins for: Tempat Nongkrong Seru Pikiran Random Tulisan Blogger Indonesia

81 Replies to “Love Journey – Sebuah Review”

  1. Makasih Mas, atas reviewnya. Saya Mr.Moz kebetulan owner Mozaik sekaligus salah satu penulisnya. Saya tahu blog Mas dari resensi di GR yang nyempil sendirian he3 ga campur sama resensi2 yang lain.

    1. makasih juga mas.
      iya. saya jadi malu. pas kemarin mau posting resensinya, saya cari buku itu gak ketemu. ya sudah saya add book. eh setelah resensinya diposting malah ketemu. 🙁

      bisa gak sih kalau dihapus mas?

  2. Sip..
    Saya paling suka perjalanan mba Helen Koloway. Rasanya jadi pengen Explore negeri tercinta kita 😀
    Kumpulin receh dulu deh biar bisa around Indonesia and the World ^^

    Salam dari Nukus.

      1. misalnya sya klik halaman 7 habbits, nah tulisan@ di halaman itu kan berdasarkan kategori 7 habbits,, kalo saya bikin halaman yang ada malah cuman halam begitu saja kayak profil, bukan tulisan berdasarkan kategori tertentu mas

      2. makasih mas tutornya, tapi theme saya nggak support mas kyaknya, solanya nggak mirip tampilannya, yang tulisan pages ada, tapi pas di scroll nggak ada categories,,
        sekali lagi makasih ya mas

    1. hahahaha… bengongnya diganti buat foto dan baca sambil denger lagu. 😀
      lebih hebatan om-lah… foto2 mulu. pantai pulak… cuma bikin ane gigit jari.

      1. hehehehe. 4 sebenarnya mas. ketinggalan 1.
        kalau lagi bener niatnya ya gitu mas. kalau gak sih… 1 aja gak beres2. 😀

      2. hahahaha… saya gila baca, gila nulis, gila beli buku.

        kalau saya kutu buku, gak bisa baca dong. cuma makanin bukunya doang. 😀

  3. “hidup adalah perjalanan” betul banget tuch apa lagi saya yang suka jalan jalan hahahaha (^-^)

    jalan jalan itu yang asik adalah perjalanannya bukan hasil perjalanannya kalo saya

      1. di nulisbuku.com cari when you love your first love nomor 2.. warna merah.. itu buku antologi.. ku aja lupa kalu ga dikasih tahu temen..

      2. kog nemu aja? iya buku itu.. udah lama banget, dan ku tahunya juga belakangan kalu jadi terbit.. 2 taon lalu boh.. apa 3 taon lalu ya..

  4. “jangan tinggalkan apapun kecuali jejak kaki, …”
    karena biasanya kita akan mendapat jejak kaki yang sama.. hehehe <— ngarep

    salam kenal bung ryan

  5. Saya punya buku Life Traveler! Kayaknya baru pertama kali itulah saya baca buku dengan tema perjalanan. Menarik juga ternyata 🙂

    1. saya malah belum pernah baca yang itu. kalau Titik Nol dah baca dan dah bikin review juga.

      Teman sih punya tuh buku Life Traveler tapi belum baca juga. hehehe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *