fbpx
Febriyan Writing about life and anything that happen in life is one of my to do things. That's the reason blog Blog Review, Tips & Inspirasi by Febriyan Lukito born. Now I also admins for: Tempat Nongkrong Seru Pikiran Random Tulisan Blogger Indonesia

Food Photography

22 sec read

food photography
Food Photography
Mau???

Dalam dunia perfotografian, ada istilah food photography, sebuah jalur khusus dalam fotografi yang menampilkan makanan sebagai objek dengan tujuan tertentu (sumber: Wiki). Mau tahu lebih dan teknik terkait, bisa klik di sini. 

Nah…
kemarin, Mba El bilang sekali-sekali agar saya pasang foto makanan. Saya bilang sih ada kok, cuma kalau pasang takut bikin lapar. Jadi kalau ada yang lapar… maaf ya.

Foto ini saya ambil di tahun 2012. Sebuah Pancake Durian di Cafe di sebelah Botani Square, Bogor. Menarikkah?

Menurut kalian, apa sih yang menarik dari food photography?

Tulisan ini dibuat pada tanggal 15 Mei 2013 – Updated on Sept 22, 2015

 

Febriyan Writing about life and anything that happen in life is one of my to do things. That's the reason blog Blog Review, Tips & Inspirasi by Febriyan Lukito born. Now I also admins for: Tempat Nongkrong Seru Pikiran Random Tulisan Blogger Indonesia

Jakarta Membiru

Febriyan
27 sec read

Just.. SHINE

Know the song? Just before the dawn When the light’s still gone Shine, shine your way And you may not know, where to go...
Febriyan
11 sec read

67 Replies to “Food Photography”

  1. yang menarik dari moto makanan adalah ketika punya project food photography bisa makan geratis, dapet duit. kalo pribadi sih.. bisa saling sharing… bisa ngeluarin semua ide, sudut2 angle, atau yah semacamnya…
    pokoknya asik… 😀

  2. tapi motret makanan nggak semudah yang dibayangkan. banyak trik agar makanan terlihat menarik.. yang pasti dari makanan itu sendiri, cara penyajian, dan terpenting bagaimana cara memotretnya.. 😀

      1. hihihi.. setahu saya.. yang penting dalam FP itu adalah menonjolkan kesan Wah-nya. Tekstur makanannya harus dapet kalo dalam motret makanan. lighting nya harus pas lah. 😀

    1. hahaha.
      kalau ini sih enak kok… jaminan saya. 😀

      tapi memang teknik FP ini macam-macam. termasuk menggunakan gabus sebagai pengganti makanan sebenarnya agar terlihat segar dan enak.

  3. Yang menarik buatku sih ya tantangannya Mas. Karena harus bisa menyajikan foto yang tidak saja indah secara artistik tapi juga harus bisa mengundang selera orang yang melihatnya 🙂

    1. wah… maaf mas, baru kebaca komennya.
      iya tuh mas. makanya mikir juga pas mau upload yang ini. apakah sudah pantas hehehe.

  4. loh belum pernah lihat ya di blogku, padahal sdh sering kupasang lho coba deh di lihat di sini

  5. Halah .. aku nggak ngiler lihat foto di atas .. soalnya manis apalagi isinya durian *alasan!!* :mrgreen:

    motret makanan itu susah bro …. diam soalnya, aku lbh suka motret benda bergerak seperti ratusan burung misalnya, sensasinya lbh luar biasa 😛

    Makasih linknya ya , sering sering aja masang foto makanan, kalau bisa klepon deh *pesen* 😉

    1. bikinin kleponnya mba. ntar aku foto deh. hehehehe.

      yakin ya gak ngiler… gagal kalau gitu FP saya.

      kebalikan sama saya mba. saya lebih bisa foto yang diam daripada objek bergerak.

      1. terus piye carane ? 🙄

        ya , emang beda selera ya bro ….. buatku benda diam itu nggak sexy hihihi 😛

      2. iya dong, mana bisa dikatakan sexy kalau diam saja ? hihihihi .. kalau bergerak khan jd dikejar kejar tuh, jadi sensasinya luarrrr biasa, apalagi kalau dapat fotonya yg bagus , wuiiii … tak terkira hepinya 😛

      3. emang spt main film lho …. soalnya pas kami sedang bersepeda terus melintas di atas kami ratusan burung, berhenti deh, terburu buru menyambar ransel kamera, terus motret, bisa dibayangkan khan adegannya bgmn ? hihihi .. kalau dpt motret dan hasilnya bagus wuiii … belum kami sering melongo lihat burung burung itu membentuk formasi V *filmnya orang desa* 😛

      4. wah… mau dong liat V-shape-nya…
        saya hanya bisa lihat di youtube aja. 🙁

        kurang mba. kalau film India kan lari-larian, temu tiang langsung meluk terus nyanyi2 kejar2an lagi.

    1. makasih. harusnya saya coba balik ke cafe itu dan tawarin ya. :d

      ada bro. pernah ditulis di Kompas. food fotografer di Indo memang masih jarang. jadi harga fotonya bisa mahal.

      utk fotografer wedding juga kok.

      1. iya…
        untuk di Indonesia, spesialis FP masih jarang. jadi untuk yang sudah ‘terkenal’ bisa menjual dengan harga mahal.
        tapi tetap sih, dimulai dari bawah. 🙂

      2. hahaha. tapi utk FP gak semua dengan makanan asli loh. banyak yang pakai gabus tapi berbentuk makanan aslinya. 😀 laper gak kalau gitu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *