fbpx

130613 – Artikel – Dis-Connected

 

‘The world is now in your hand…’

Kalimat di atas mungkin dirasa mustahil puluhan tahun silam. Namun kini? Boleh dibilang sudah menjadi kenyataan.

Hampir semua orang kini mampu mengakses data dan berita negara luar dengan sebuah gadget yang dibawa-bawa ke mana saja. Dan juga kini teknologi memungkinkan orang dari belahan benua berbeda tetap berhubungan dengan webcam, skype, YM dan lainnya.

Koneksi/jaringan antar pulau, bahkan antar benua bukan lagi sebuah hal aneh. Bahkan cenderung dicari. Tapi.. Di sisi lain, hampir boleh dikatakan, semua terkukung dalam genggaman tangan yang sama.

Tak peduli tempat dan waktu, banyak yang terfokus pada gadget masing-masing. Di perjalanan pulang, di pertemuan keluarga, dan lainnya. Saya termasuk kok dalam hal ini.

Kemudahan koneksi dalam dunia digital sekarang, serta bertebarannya aplikasi-aplikasi sosial media seperti twitter, facebook, path, dan lainnya memudahkan kita bertemu dengan orang-orang yang tadinya tak mungkin kita temui.

JARAK = 0

Jarak beribu kilometer secara tidak langsung menjadi 0 kilometer – tak ada lagi jarak di antara kita. Ditambah lagi dengan murahnya biaya untuk terhubung dalam dunia digital dibandingkan dengan biaya yang harus dihabiskan untuk tiket pesawat dan lainnya.

Pertukaran informasi pun bertebaran di dunia digital ini tak mengenal benturan bahasa. Jika tak mengerti bahasa yang ada, tinggal menggunakan kamus digital. Setidaknya mengurangi ketidakpahaman hingga 80%.

Inilah era digital. Namun.. Seperti yang saya sebutkan di atas. Selain sisi negatif, terdapat pula sisi negatif dari kemudahan dunia digital ini.

Kita lihat saja misalnya dalam sebuah pertemuan keluarga. Semua anggota memegang gadget masing-masing di tangan dan asik dengan dunianya masing-masing. Bahkan kini, anak SD kelas 1 pun sudah mulai mengenal dunia ini.

Dalam hal ini JARAK = 0 menjadi tak terhingga. Tak jarang, komunikasi yang dulu dilakukan dengan berbicara tatap muka, dilakukan dengan mengirimkan pesan di twitter atau facebook.

Bagaimanakah jika terjadi: ‘CONNECTION ERROR’?
Tak sedikit yang berakhir dengan keheningan. Tak ada yang dapat dibicarakan secara langsung.

ALAT

Sisi negatif ini sebenarnya bukanlah tidak dapat dihindari. Namun… Kembali lagi adalah kepada masing-masing individu yang terlibat. Seperti apakah mereka memanfaatkan dunia digital yang ada dalam hidup.

Satu hal yang perlu diingat dan selalu ditanamkan adalah bahwa gadget dan dunia digital yang ada sekarang ini HANYALAH ALAT.

Ya.. Alat yang dikendalikan oleh masing-masing pribadi yang menggunakannya. Semua di tangan KITA yang menggunakannya.

Jika kita menggunakannya dengan baik, tak ada negatif yang muncul karena kecanduan gadget dan dunia maya itu.

Jadi…
TAKE CONTROL of your LIFE. Jangan sebaliknya. Kendalikan gadget yang ada dalam genggaman Anda sekarang dan juga keluarga Anda.

Cobalah atur waktu keluarga tanpa gadget dalam seminggu. Nikmati kebersamaan tanpa dunia digital ini. Matikan CONNECTION yang telah ON selama beberapa hari.

Janganlah menunjukkan kesalahan pada ALAT. Tapi perbaikilah sikap pengguna.

Ryan
130613 2100
*dalam perjalanan pulang kerja, asik dengan bb*

28 Comments

  1. cumakatakata 15 Juni 2013
  2. Wong Cilik 14 Juni 2013
    • ryan 14 Juni 2013
  3. kangyan 14 Juni 2013
    • ryan 14 Juni 2013
      • kangyan 14 Juni 2013
      • ryan 14 Juni 2013
      • kangyan 14 Juni 2013
      • ryan 14 Juni 2013
  4. ayanapunya 14 Juni 2013
    • ryan 14 Juni 2013
  5. katacamar 14 Juni 2013
    • ryan 14 Juni 2013
  6. jampang 14 Juni 2013
    • ryan 14 Juni 2013
  7. ronal 14 Juni 2013
    • ryan 14 Juni 2013
  8. araaminoe 13 Juni 2013
    • ryan 13 Juni 2013
  9. capung2 13 Juni 2013
    • ryan 13 Juni 2013
    • araaminoe 13 Juni 2013
      • ryan 13 Juni 2013
  10. hadisome 13 Juni 2013
    • ryan 13 Juni 2013

Leave a Reply