Febriyan Lukito

Menjadi Pemenang

Sejak kecil, banyak orangtua yang menanamkan bahwa: Bila sudah besar kita harus menjadi pemenang. Mulai dalam hal pendidikan, karir, dan lain sebagainya (walau tidak sedikit juga orang tua yang tidak melakukan hal ini). Anak dengan kondisi ditanamkan sikap menjadi pemenang semenjak kecil sudah terbiasa dengan kompetisi. Hampir segala hal dijadikan kompetisi, mulai dari permainan ps or xbox biasa sampai ranking di kelas.

menjadi pemenang
Menjadi Pemenang Mulai Dari DIni. Gambar dari: pixabay.com

Setidaknya ini terlihat dari banyaknya anak sejak usia dini yang telah ikut dalam berbagai kompetisi, sebut saja salah satunya Masterchef US Junior, yang kini sudah memasuki season ke-4. Apakah hal ini bagus???

Menjadi Pemenang – Sejak Dini Menanamkan Sikap Ini

Tergantung. Apakah semangat kompetisi dilakukan dengan baik atau dengan menghalalkan segala cara? Menang dengan menghalalkan segala cara bukanlah hal yang baik. Karena itulah ada baiknya bila orang tua juga mulai menanamkan sikap moral menang tanpa menghalalkan segala cara.

Coba saja lihat acara kompetisi Masterchef Junior yang saya sebutkan, mereka menunjukkan jiwa kompetitifnya namun di saat yang sama mereka berjuang dengan “adil”. Mereka tetap berteman dan juga saling support satu sama lain, bukan untuk saling menjatuhkan.

Eh tapi, jangan kemudian memaksakan anak-anak untuk melupakan masa kanak-kanak mereka dan fokus pada kompetisi ya, sering kan tuh di drama-drama, berhubung orangtuanya gagal, sang anak jadi yang dipaksa ikut ini itu biar sukses.

Tekad Menggapai Mimpi

Di sisi lain, semangat menang ini juga cenderung menjadikan seseorang untuk lebih konsisten dan bertekad penuh dalam menggapai mimpi. Tekad dan konsistensi inilah yang sekarang ini jarang ditemukan. Dalam bekerja kita juga harus memiliki tekad keras untuk menghasilkan yang terbaik.

Menjadi winner dalam pekerjaan kita. Tapi untuk memulainya… Kita sudah harus memiliki sebuah tujuan terlebih dahulu. Apakah yang ingin kita capai dalam pekerjaan kita? Apakah menjadi CEO??? Owner??? Harus ada tujuan final kita dulu. Kalau dalam 7 Habits dikenal sebagai hidup dalam visi.

Dari tujuan itu… Kita lalu mulai memetakan tujuan-tujuan kecil kita. Capai satu demi satu. Diiringi dengan konsistensi dan tekad menjadi pemenang dalam menggapai tujuan kita… Kita pasti akan bisa menggapainya.

Tapi kalau tidak ada tujuan… Kita bergerak bagaikan sebuah bus yang tidak pernah berhenti di terminal manapun hingga bensinnya habis. Hanya lelah yang kita capai dan akhirnya menjadi Pecundang.

Menjadi Pemenang Dengan Membuat Rencana

Ada quotes terkenal:
Fail to plan is plan to fail.

Mulailah dari merencanakan kehidupan kita dan menjadi pemenang dalam hidup kita. Karena definisi menang bukanlah definisi orang tua kita, rekan kita, melainkan definisi menang kita sendiri.

Mari menjadi pemenang dalam hidup kita sendiri.

Notes: tulisan di atas adalah tulisan lama yang saya edit ulang. Saya sendiri gak ingat bagaimana sampai saya bisa menulis seperti itu. Tanggal awal publish adalah 7 Oktober 2010 di mana saat itu masih menggunakan aplikasi wordpress untuk blackberry. 😀 Biasanya sih nulis dari hape kalau lagi otw pulang Cibubur.

Exit mobile version