Beberapa minggu terakhir, saya buka Google Search Console (GSC) untuk PikiranRandom.com dan rasanya campur aduk—antara senang dan sedih. Senang karena...
Apa lo? Mau cari masalah sama gue? Bukan... Tulisan kali ini memang tentang blogger dan mencari masalah, sesuatu yang wajib...
Apa yang diharapkan dari sebuah website photography? Pertanyaan ini saya lontarkan di Path saya beberapa waktu lalu karena saya ingin...
‘Adakah terang jika tak ada gelap?‘ Siapa sih yang tak ingin melihat keindahan dalam hidupnya?...
Hari ini tema #TGFTD adalah Rising… Kita bisa saja jatuh berkali-kali. Tapi semangat kita jangan pernah menyerah....
What are you thankful for? This is great article to read… and thinking off.
210212 – Artikel – PD PD adalah Percaya Dukun, eh salah Percaya Diri. Masalah PD...
Penipuan, baik secara online ataupun offline, masih saja terjadi di mana-mana, kita memang harus Hati-hati...
4 Comments
kebeneran matematis sebenernya sifatnya mutlak. tapi jadi gak mutlak kalo pada situasi tertentu, apalagi dalam situasi antara hidup mati kayak di contoh ini ya 🙂
Iya ko. Ada hal2 yang gak bisa dijadikan mutlak ya
kasihan sekali sibodoh, telah tersesatkan dengan jawaban sang guru karena dia tetap dalam kebodohan keyakinan, (dengan catatan cerita, sang guru tidak mencerahkan sibodoh)
bukankah lebih baik mengetahui kebenaran walaupun pada akhirnya harus berkorban nyawa tetapi dia sudah mengetahui ‘kebenaran’.. wallahu’alam
kebenaran memang pait….
mungkin kelanjutannya akan ada. tapi memang, sebaiknya, seburuk apapun itu, kebenaran tetap harus diberitahukan kepada si bodoh.