Site icon Febriyan Lukito

For One More Day – Sebuah Renungan

Sebuah buku karya Mitch Albom: ‘For One More Day’ akhirnya berhasil tuntas saya lahap. Buku yang tak setebal buku-buku Harry Potter ini malah menyita seminggu waktu saya untuk menyelesaikannya (di sela-sela rutinitas tentunya).

Sama seperti buku Mitch Albom lainnya, buku ini begitu penuh dengan pembelajaran. Buku Mitch Albom lainnya yang sudah saya lahap adalah Tuesdays With Morrie dan 5 People You Meet in Heaven. All are recommended to read.

Buku bercover merah maroon dengan sosok seorang pemain bisbol ini berkisah tentang satu hari yang dihabiskan si pemain bisbol berjuluk ‘Chick’ dengan sang ibu.

Pernahkah merasa hidup ini sangat berat. Dan banyak sekali sesal yang kita lakukan sepanjang hidup hingga akhirnya tak kuat dan ingin mengakhiri hidup?

Itulah yang dialami Chick hingga akhirnya dia melakukan bunuh diri namun selamat. Tapi saat dia bunuh diri itulah, dia bertemu dan menghabiskan 1 hari bersama sang ibu, yang sudah meninggal dunia. Selama 1 hari itu, dia justru mendapatkan banyak pelajaran tentang hidup. Dia mengerti kenapa hidupnya seperti itu.

Sesal terbesar dalam hidupnya, yang membuat hidupnya semakin buruk, adalah saat ibunya meninggal dia tak di sisinya. Namun selama satu hari bersama sang ibu, dia mendapatkan pelajaran berharga. Dan bahwa sang ibu tak pernah menyalahkan dirinya untuk hal itu.

Satu hal yang saya dapatkan: ‘it’s never (EVER) too late to say sorry and turn your life back around’.

Kita semua pasti pernah mengalami masa-masa suram dan melakukan hal-hal yang menyisakan sesal di dada kita. ‘Kalau saja dulu aku tidak…. Pasti akan…’ Begitulah kira-kira yang akan ada dalam benak kita. Dan terkadang pemikiran kita akan penyesalan itu datang dan membebani hidup kita selanjutnya.

Namun…

Kita selalu dapat MOVE ON. Maafkan dirimu sendiri. Dan pintalah maaf kepada mereka. RUBAH dirimu (jangan hanya: what if). Tapi lakukan hal-hal yang menurutmu penting dilakukan untuk memperbaikinya.

It’s never too late. Jangan sampai terkekang dan membuatmu hanya menyesali semua.

FOR ONE MORE DAY – apa yang akan kau lakukan jika diberikan satu hari untuk memperbaiki segalanya dalam hidupmu.

Ryan
041112 1212

Exit mobile version