Site icon Febriyan Lukito

Akhir…

at the end, it’s not what you have that’s matter. But what you have done that’s count.

Saya lupa dengan quote di atas diucapkan oleh siapa. Tapi sangat mengena dan terkenang di hati. Coba saja baca kembali… Pada akhirnya, yang penting itu  bukanlah apa yang kau miliki. Tapi apa yang telah kau perbuat selama ini.

Yup…

Hidup ini sudah pasti akan berakhir suatu saat nanti (di tengah ketidakpastian dalam hidup, satu hal yang pasti adalah bahwa hidup ini akan berakhir). Hanya saja kita tidak tahu kapan kan? Bisa saja hari ini. Bisa juga lusa. Bisa juga 10 tahun lagi.

Saya jadi teringat beberapa teman yang tiba-tiba mengirimkan kejutan. Kejutan yang benar-benar membuat hati sedih. Berita tentang kepergian mereka tiba-tiba saja terdengar. Saya dan teman-teman lain tidak tahu penyebabnya. Karena terakhir bertemu masih sehat.

Yah… itulah hidup. Misteri terkadang. Namun hal itu membuat saya berpikir bahwa kematian itu memang pasti. Hanya waktunya yang tidak pasti.

Berakhir

Apakah dengan pasti akan berakhirnya hidup ini lantas membuat kita cuek? Biasa saja? Atau justru sebaliknya? Bersiap diri?

Menurut saya, hendaknya kita bersiap diri akan hal ini. Bersiap akan warisan. Warisan  yang saya maksudkan di sini adalah nilai kehidupan kita. Seperti apakah kita ingin kehidupan kita dikenang oleh mereka yang kita tinggalkan. Bukanlah warisan dalam bentuk kekayaan yang saya maksudkan (walaupun kekayaan juga perlu…) tapi warisan dalam bentuk lainnya.

Seperti quote di atas, warisan akan bagaimana kita menjalani hidup selama ini. Bagaimana kita berusaha menorehkan nama baik kita di dunia. Bukan untuk kejayaan atau ketenaran. Namun untuk warisan kepada anak cicit kita…

Jadi… sudahkah kita meninggalkan warisan yang sesuai dalam hidup ini?

Ryan

261212 1600

Exit mobile version