Site icon Febriyan Lukito

190212 – Artikel – Berhenti Sejenak

190212 – Artikel – Berhenti Sejenak

Hujan di Minggu pagi sejak subuh membuat saya malas beranjak dari tempat tidur, dan saya yakin banyak di antara kalian yang juga merasakan hal yang sama. 🙂

Jangan khawatir.. Manusiawi kok. Sangat manusiawi bahkan. 🙂 tapi jang cursing the rain ya. Hujan itu membawa berkah/nikmat tersendiri loh. Ga percaya?

KELUARGA

Kapan lagi bisa menikmati waktu santai di rumah bersama keluarga? Kumpul aja. Duduk-duduk, tukar cerita sambil menikmati hujan yang ada.

Kita bisa dapatkan quality time yang tak pernah diduga sebelumnya loh. Apalagi kalau rumah dalam keadaan mati lampu… Hehehehe jadi tak ada hiburan lain.

Setelah bekerja selama seminggu, adalah penting menghabiskan waktu dengan keluarga. Cerita tentang apa saja yang telah terjadi selama seminggu kemarin. Tak ada salahnya kan? Bahkan terkadang kita dapat memperoleh pelajaran-pelajaran tak terduga dari keluarga kita.

Dan…. Ada lagi nikmatnya hujan.

ME TIME

Hujan membawa kita ke sesi ‘Me Time’ yang sangat eksklusif. Kapan lagi kita dapat menikmati secangkir kopi hangat di pagi hari, dalam cuaca yang dingin.

Duduk. Menyesap aroma kopi yang baru saja diseduh. Wuihhh nikmat.

Di saat seperti itulah, kita mendapatkan waktu untuk diri kita sendiri yang tak pernah kita bisa dapatkan saat hari kerja, apalagi jika rumahnya di pinggiran seperti saya, sehingga harus berangkat pagi-pagi sekali untuk bekerja.

Menikmati bau tanah yang tersiram air hujan. Itu sebuah kenikmatan hidup kawan. Saya sendiri suka sekali jika hujan. Karena mengingatkan saya bahwa, tak ada yang sempurna. Bahkan dalam hal kehidupan alami, tanah perlu sekali-sekali disiram oleh hujan agar menjadi lebih subur lagi.

Di saat seperti itulah, rekoleksi diri menjadi penting. Apa yang sudah saya dapatkan, apa yang masih bisa saya perbaiki. Apa yang perlu ditinggalkan/dilupakan, apa yang perlu diulangi.

Me Time zone….
Membuat diri relax – serelax mungkin dan berpikir atas kehidupan kita selama ini.

BERSYUKUR

Hujan membawa kita melihat ke dalam. Berhenti sejenak dari segala aktivitas kita selama ini dan melihat diri kita (dan keluarga) seutuhnya.

Beristirahat sejenak dari segala rutinitas dengan lakukan hal berbeda. Dan mungkin, hujan yang turun, sengaja diturunkan agar kita melakukan hal berbeda itu. Jadi hujan ini sebenarnya berkah untuk kita. Melepaskan diri kita dari rutinitas yang membelenggu kita selama ini.

Lihatlah diri kita sejenak saat ‘dipaksa’ untuk itu. Apakah yang telah diberikan kepada kita selama ini? Apakah kita tak beruntung?

Atas pekerjaan yang kita miliki, apapun itu, adalah berkah dari usaha dan kerja keras kita. Di luar sana, masih banyak yang mencari pekerjaan dan masih belum mendapatkannya hingga saat ini.

Atas keluarga yang mencintai kita, adalah berkah yang sangat indah dalam hidup. Walau kadang bertengkar satu sama lainnya, tapi ada orang yang justru mendamba orang yang bisa diajak bertengkar.

Atas kekasih dalam pelukan, adalah berkah atas cinta dalam hidup. Mampu mengucap ‘aku sayang kamu’ dalam bahasa tubuh terindah, tapi ada orang yang masih mencari dan merindu.

Atas apapun yang kita miliki, kesempatan, masalah, kesedihan, tawa lepas, dll. Semua adalah berkah dalam hidup kita. Yang diberikan sebagai bagian terindah dalam hidup.

Karenanya kita harus senantiasa bersyukur. Satu per satu yang ada dalam hidup kita adalah berkah terindah yang memang ditujukan untuk kita.

#TGFTD – Thank God For The Day. Bersyukurlah setiap waktu, setiap hari. Atas hari yang diberikan kepada kita agar kita masih dapat menikmati berkah lainnya dan berbagi dengan sesama kita.

NIKMATI

Nikmatilah setiap hari yang diberikan kepada kita. Bersyukur atasnya. Itu yang dapat kita lakukan.

Berhentilah sejenak menikmati hidup di saat yang tepat. Dan bergeraklah menjalani hidup di saat yang tepat pula. Itu juga bentuk syukur kita.

Tak akan saya berpanjang-panjang dalam tulisan ini. Saya akan akhiri dengan message yang saya kirimkan tadi pagi:

Kehidupan tak selalu indah, itu kenyataan. Seperti hari tak selalu cerah. Terkadang hujan mengisi hari kita. Tapi… Setelah hujan ada pelangi indah di langit.

Seperti itu pula hidup kita. Setelah ‘kegelapan’ menghampiri akan ada keindahan dalam hidup.

Nikmati hidup dari waktu ke waktu. Be the best of your life.

Happy Day for you all.

Ryan
190212 1243
Let’s #TGFTD in our life.
Best Regards,
Febriyan Lukito

Exit mobile version