Review 2016 Blog Febriyan Lukito

Post ini bukan hasil review yang biasa dikirimkan oleh wordpresscom tapi tulisan manual oleh saya sendiri. Sebenarnya pas menulis review 2016 blog ini saya sendiri agak bingung. Apa saja ya yang perlu dimasukkan dan apa yang mau dibahas?

Kebanyakan akan menulis hasil pencapaian selama tahun 2016 dan juga target di tahun baru 2017 nanti. Nah kalau saya? Yang paling utama sih memang pencapaian traffic blog ini namun di balik pencapaian itu, ada juga kekecewaan diri sendiri terhadap blog ini. Tentunya harus saya perbaiki di tahun yang baru ini.

Soal kekecewaan pada diri sendiri ini sebenarnya dah masuk dalam draft tapi gak saya teruskan. I am way too disappointed to myself apparently. Malu sih sebenarnya karena hal itu. Eh napa jadi bahas ini… okay back to review 2016 blog ini aja ya.

Apa Saja yang Terjadi di 2016 – Review 2016 Blog Febriyan Lukito

Banyak…

Iyes, banyak banget. Sampai pas mau nulis ini bingung mau menyampaikan yang mana saja. Tapi ada beberapa kejadian terkait blogging yang boleh dibilang menjadi hal penting buat saya di 2016 ini. Review 2016 Blog ini bukan untuk bragging – hopefully sih dirasakan gitu juga pas baca ini.

1. 1 Million Views

Yes… finally – setelah pindahan ke self-hosted ini per April 2015, blog ini mencapai juga yang jadi target blogging. 1 juta Pageviews. Kalau menurut status wordpress, pencapaian ini di sekitar bulan September 2016 kemarin. Tapi kalau menurut Google Analytics – pencapaian ini sudah sebelumnya (tepatnya di 2 Juni 2016).

review 2016 blog

Review 2016 Blog Febriyan Lukito – pencapaian pageviews

Semua pageviews ini hasil dari menerapkan SEO dari top post (akan dituliskan tentang top post di blog ini nanti) dan juga theme wordpress yang saya pakai. Beneran… saya ada testing mengganti theme dan hasilnya memang pengaruh banget.

Kapan-kapan saya ulas penggunaan theme di TBI ya.

Dan karena hasil ini jugalah saya berani share tulisan Mengedit Post Lama untuk Menaikkan Traffic di TBI sana. Hasil di atas juga karena mengedit beberapa post lama.

2. Terlibat di 2 Komunitas Keceh

Di akhir 2015, saya mendaftarkan diri untuk jadi kontributor di salah satu media online akibat post di Facebooknya mbak Carra. Dan ternyata… bukan sesuatu yang disesalkan. Menjadi kontributor di TriviaID adalah salah satu pencapaian terbaik di 2016 ini.

review 2016 blog

Workshop Trivia ID – kali ini sama Arie Je…. (doc. Trivia)

Kenapa?

Karena saya menemukan kecintaan saya pada menulis dan juga menemukan komunitas yang penuh semangat dalam berbagi hal positif melalui tulisan. Terima kasih Mbak Resty dan juga Zetta Media sudah mengijinkan saya menjadi bagian (walau gagal menjadi intern di sana… hehehe).

Baca juga: Trivia Writing Workshop – Belajar Menulis Viral

Komunitas kedua adalah Indoblognet. Saya sendiri lupa kapan pertama kali berkenalan dengan mbak Kartina Ika dan Indoblognet. Tapi tahun 2016 saya menjadi banyak warna dengan menjadi bagian dari Indoblognet. Dari mbak Ika dan juga Indoblognet, saya belajar banyak tentang bagaimana menyelenggarakan event.

Moga sih di 2017 ini akan bisa kembali aktif di keduanya. Saat ini saya memang lagi redefining diri karena masalah pribadi. *alasan?*

3. Banyak Backping ke Blog dan Ternyata…

Banyak tulisan saya dicopas – diambil secara keseluruhan oleh beberapa orang. Beberapa di antaranya mahasiswa yang mendapatkan tugas kuliah. Dan ada juga komunitas besar di salah satu daerah di Jabodetabek. Kejadian ini antara membuat saya senang dan juga sedih sekaligus.

Senang karena ternyata ada yang mau copas artikel saya – artinya artikel itu dianggap bagus untuk dicopas… bener gak? Sedihnya? Ya karena praktek mengambil tulisan tanpa ijin dan tidak menyertakan sumber itu. Semuanya saya coba kontak personally via email. Dan beberapa menanggapi dengan menghapus atau mencantumkan sumber tulisan.

Memang… di 2016 kemarin, saya melepaskan plugin copas yang saya pakai (baca: Cara Mencegah Copy Paste di WordPress Self Hosted). Nah rupanya, dengan melepaskan itu, blog saya jadi lebih mudah dicopas.

Setidaknya 3 hal di atas sih yang bagi saya menjadi point penting dalam review 2016 blog ini. Tapi… selain itu ada…

Suka Duka Ngeblog 2016 – Review 2016 Blog Febriyan Lukito

Ada suka duka lain dalam hal ngeblog di febriyanlukito.com ini. Apalagi di tahun 2016, saya completely unemployeed. Alias menjadi pengangguran. Jadi mulailah terpikir monetasi blog lebih kencang.

Menghasilkan Uang dari Blog

2016 mungkin jadi tahun yang banyak memberikan rejeki untuk saya. Sejak saya resign dari kantor, penghasilan dari blog ini harus bisa menutup kebutuhan saya dan juga cicilan rumah. hahaha. Untungnya masih bisa berjalan hingga mendekati akhir tahun.

Saya gak akan mencantumkan jumlah yang saya terima… Tapi yang pasti, ada yang berupa tunai, barang ataupun voucher. I mean… itu semua juga penghasilan kan? Jangan hanya melihat yang tunai saja. Dan stream untuk menghasilkan uang di blog ini pun ada 3 – yang mana mungkin bukan stream monetasi yang paling menguntungkan.

1. Adsense

Untuk adsense ini, saya menggunakan kerjasama dengan Dani. Saya pakai kode adsense Dani dengan sistem bagi hasil. Kenapa? Well, karena saya males mengajukan adsense lagi. Lagipula…. kenapa kita harus membuat sendiri dan dipakai hanya di 1 blog?

Iya… jumlah. Jumlah blog kalau semakin banyak akan semakin bagus. Kalau saya bikin akun adsense sendiri dan menggunakan hanya di 1 blog – well… jangan harap penghasilan gede sih. Jadi kenapa gak kolaborasi dengan orang lain seperti Dani ini? Colek aja di sini untuk JV Adsense dengan Dani.

2. WordAds

Yang ini mungkin dikenal oleh pengguna WordPress. Di blog ini saya pasangkan juga WordAds begitu baca kalau sudah bisa untuk Self-Hosted. Ajuin tanggal 2 Januari 2016 dan diapprove. Hasilnya? Well… setahun… karena baru bulan Desember 2016 saya bisa cairkan. Kecil ya?

Ini karena ada perubahan algoritma perhitungan dari wordpressnya. Di awal tahun 2016, saya merasakan sebulan bisa dapat $30-40 dari WordAds. Terus drop besar karena perubahan algoritma ini. Untuk pengguna WordAds pasti merasakan ini.

3. Job Review

Dalam bentuk artikel dari saya ataupun  Content Placement. Beberapa artikel di blog ini – saya tandai dengan kategori Advertorial ataupun tag – adalah artikel berbayar. Dan syukurlah tidak sedikit saya mendapatkannya selama 2016 ini.

Tapi…

Duka Ngeblog 2016

Like I said, saya kecewa. Saya kecewa dengan diri sendiri. Karena telah menyerah pada “kekuatan” uang hingga akhirnya melupakan satu hal paling penting. Saya menerima semua job review yang diajukan dan akhirnya…

Ini kekecewaan personal saya ya. Saya sering mengingatkan beberapa teman untuk find your voice – your passion and niche.Tapi nyatanya… saya sendiri melanggarnya. Saya merasa mendekati akhir tahun 2016, kalau blog saya kok jadi seperti media online… berisi event demi event report only….

review blog 2016

Sedih saya…. lebay.com (sumber: giphy.com)

Hal ini juga yang membuat saya akhirnya memutuskan untuk menulis Cara Menulis Review yang Baik oleh Blogger. Maksud saya… sebagai blogger, apakah kita boleh menuliskan yang baik-baik saja? Hanya karena uang?

Dan kegagalan karena ketidakfokusan blog ini juga yang membuat saya semakin down jelang akhir tahun. Well… mungkin cuma saya aja kali yang merasa gini. 😀

Perubahan… itu sih yang saya rasa perlu lakukan. Perubahan untuk blog ini karena ini adalah personal blog saya.

Penutup

Sekali lagi, review 2016 blog Febriyan Lukito ini bukanlah untuk bragging (mudah2an sih dirasa gitu juga)… tapi lebih ke pemikiran internal saya sendiri atas apa yang dicapai dan juga apa yang bisa diperbaiki untuk di tahun baru ini. Moga sih bisa segera menemukan topik yang cocok dan sesuai untuk blog ini nanti.

Kalau kamu sendiri, adakah pencapaian blog di tahun 2016 yang mau dishare? Atau mungkin ada juga mengalami kekecewaan seperti saya?

Advertisements

40 Comments

  1. ifoel 3 Mei 2017
    • Febriyan 4 Mei 2017
  2. Renita Prisnandea 9 Maret 2017
  3. Emakmbolang 19 Januari 2017
    • Febriyan 20 Januari 2017
  4. Adelina 17 Januari 2017
    • Febriyan 20 Januari 2017
  5. niee 16 Januari 2017
    • Febriyan 17 Januari 2017
  6. munasyaroh 12 Januari 2017
  7. Mirwan Choky 9 Januari 2017
  8. Wisnu 7 Januari 2017
    • Febriyan 7 Januari 2017
  9. Brian Prasetyawan 7 Januari 2017
    • Febriyan 7 Januari 2017
  10. Timo 6 Januari 2017
    • Febriyan 6 Januari 2017
  11. Inayah 5 Januari 2017
    • Febriyan 6 Januari 2017
    • Renita Prisnandea 9 Maret 2017
  12. ivonie 3 Januari 2017
    • Febriyan 3 Januari 2017
  13. Arman 3 Januari 2017
    • Febriyan 3 Januari 2017
  14. Tofan 2 Januari 2017
    • Febriyan 3 Januari 2017
  15. kartina ika sari 2 Januari 2017
    • Febriyan 3 Januari 2017
  16. bambang priantono 2 Januari 2017
    • Febriyan 3 Januari 2017
  17. BaRT 2 Januari 2017
    • Febriyan 3 Januari 2017
    • Febriyan 3 Januari 2017
  18. dani 2 Januari 2017
    • Febriyan 3 Januari 2017
  19. Wenda 2 Januari 2017
    • Febriyan 3 Januari 2017

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: