Kategori dan Tag

being blogger is…

Apa sih arti menjadi seorang blogger bagi kalian? Apa tujuan kalian membuat blog? Apa blog kalian dah mencapainya sekarang? Apa yang kalian cari dalam nge-blog? Apa kalian menuangkan perhatian dan waktu khusus untuk blog? 

Ok… di sini saya hanya ingin fokus dalam satu hal dalam blogging. Yaitu Kategori… 

Bagi blogger yang memang sudah cukup lama melanglang buana di dunia perbloggeran, pasti tahu apa itu kategori dalam blog. Apa tujuan dibuatnya kategori dalam blog dan bagaimana menciptakan kategori yang lebih baik. 

Nah… bagi saya yang masih awam, kategori itu adalah salah satu hal yang esensial, menurut saya yang awam ini ya. Kenapa? Karena kategori ini dibentuk agar memudahkan orang mencari dan membaca artikel atau postingan di blog kita. 

Saya beberapa hari belakangan sering mampir ke blog yang cukup menarik. Isinya adalah fiksi-fiksi yang menuangkan ribuan kata dan kisah yang menarik untuk saya ikuti (maaf, gak bisa kasih link-nya… gak minta ijin sih). Tapi yang membuat saya agak kecewa adalah sulitnya mencari cerita-cerita yang merupakan kisah lanjutan. 

Memang ada fasilitas related posting yang disediakan otomatis oleh penyedia blog gratisan, seperti wordpress ini. Gak percaya??? Lihat aja di bawah postingan ini. Pasti ada. Tapi… gak semua related posting itu mengarah ke lanjutan postingan berikutnya kan. Apalagi jika lanjutan dari kisah itu tidak langsung diposting berikutnya. Ribet nyarinya. Terutama karena saya baca di hape. 

Tapi jadi terpikir oleh saya yang mengklaim diri sendiri sebagai blogger (kayaknya persyaratan menjadi blogger belum saya penuhi nih…), bahwa kategori dalam postingan itu penting juga. Karena kalau ada kategori, saya bisa klik kategori itu dan zazammm… bisa mencari dokumentasi berikutnya. 

Penting Gak Sih?

Jadi penting gak sih kategori dalam blogging? Menurut saya, sekali lagi yang masih awam, adalah penting. 

Tulisan demi tulisan kita tuangkan dalam blog kita, terutama jika postingan kita adalah serial lanjutan, maka kategori sangat memudahkan pembaca. Contohnya… 

Saya menulis Cerber berjudul “Maukah kamu?” maka saya pribadi akan membuat kategori Maukah Kamu sebagai kategori. Sehingga kalau ada yang ingin membaca semua kisah tentang Maukah Kamu akan bisa lihat list postingan terkait ini dengan mudah. 

Contoh lainnya adalah jika blog yang kita kembangkan adalah blog bersama, alias dikelola beberapa orang author (fasilitas ini ada di wordpress juga kok), bisa kita buat kategori berdasarkan author, jadi siapapun yang ingin baca author tertentu, tinggal klik dan list tulisan mereka pun muncul. 

Kemudian bagaimana dengan tag? 

Tag sendiri bagi saya cukup penting. Karena dengan tag yang tepat, bisa membuat kita dicari melalui mesin pencari. Contoh saja postingan saya tentang membuat pasport. Dengan tag tips membuat pasport, banyak yang mengarah ke blog saya, walaupun tidak seperti blog-blog lain dengan traffic yang jauh lebih WOW. 

Seringkali posisikan diri sebagai pencari data di google atau yahoo. Kira-kira apa kata yang akan diketikkan di kolom pencari yang akan mengarah ke blog kita. Tentunya… harus relevan dengan isi postingan kita ya. Kasihan juga pembaca kalau ternyata isinya tidak relevan. 

O iya… satu lagi, isi dari postingan sendiri juga hendaknya memuat kata-kata yang sering digunakan untuk mencari jika memang ingin blog-nya memiliki traffic yang tinggi. SEO katanya… untuk hal ini saya sih masih gak paham. Wong saya ngeblog cuma untuk share aja kok… 

Dah dulu ah…. 

Ryan

Grand Kru, Liberia, 140714

Advertisements

17 Comments

  1. ariedaycoveries 17 Oktober 2014
    • Ryan 17 Oktober 2014
  2. zainulfuadi 3 Agustus 2014
    • Ryan 3 Agustus 2014
      • zainulfuadi 10 Oktober 2014
  3. Quthub Muhammad 16 Juli 2014
  4. cumilebay.com 15 Juli 2014
    • Ryan 15 Juli 2014
  5. Yudhi Hendro 15 Juli 2014
    • Ryan 15 Juli 2014
  6. Ie 15 Juli 2014
    • Ryan 15 Juli 2014
  7. jampang 15 Juli 2014
    • Ryan 15 Juli 2014
      • jampang 15 Juli 2014
      • Ryan 15 Juli 2014

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: